Selasa, 23 Desember 2014

Kamukah yang aku tunggu ?

telah ku temukan yang aku impikan
kamu yang sempurna
segala kekurangan semua kelemahan
kau jadikan cinta

tanpamu ku tak bisa berjalan
mencari cinta sejati tak ku temukan
darimu aku bisa merasakan
kesungguhan hati cinta yang sejati

kamu dikirim Tuhan
untuk melengkapiku tuk jaga hatiku
kamu hasrat terindah untuk cintaku
takkan cemas ku percaya kamu

karena kau jaga tulus cintamu
ternyata kamu yang ku tunggu
segala kekurangan semua kelemahan
kau jadikan cinta

kamu dikirim Tuhan
untuk melengkapiku tuk jaga hatiku
kamu hasrat terindah untuk cintaku
takkan cemas, ku percaya kamu

** K A U**

Ya aku mengerti betapa sulit untuk kembali
Dan mempercayai penipu ini sekali lagi

Pemeran utama hati
Pemicu detak jantung ini
Baru kini kusadari
Setelah berlayar pergi
Itu kamu

Ya aku wanita
Yang seharusnya lebih perasa
Tapi malah aku mencabik
Lukai kau yang baik
Dan buat hatimu sakit
Meski malu untuk akui
Aku mau..
Kau kembali

Pemicu detak jantung ini
Baru kini ku sadari
Setelah berlayar pergi Itu kamu

Teringat Dirimu... "F"


Jika teringat tentang dikau
Jauh dimata dekat dihati 
Sempat terpikir ‘tuk kembali 
Walau beda akan ku jalani 
Tak ada niat untuk selamanya pergi

Jika teringat tentang dikau 
Jauh dimata dekat dihati 
Apakah sama yang kurasa 
Ingin jumpa walau ada segan 
Tak ada niat untuk berpisah denganmu

Jika memang masih bisa 
Mulutku berbicara 
Santun kata yang ingin terucap
 ‘Kan ku dengar caci dan puji dirimu padaku 

Kita masih muda 
Dalam mencari keputusan 
Maafkan daku ingin kembali 
Seumpama ada jalan ‘tuk kembali..




Dear....
 Akankah Ia berkenan untuk  datang menemui qu ?
 Masihkah Ia menyimpan harapan yang sama seperti qu ? 

 Ataukah ini hanya sekelebat mimpi yang lenyap, ketika ku terbangun ?
 Hingga mengantar qu pada satu titik, menyerah untuk selamanya ? 

 Aq masih disini, menunggu sang waktu yang akan
 mengiring ku ke dimensi lain, merubah episode hidup qu....




Seperti bintang-bintang 
Hilang ditelan malam 
Bagai harus melangkah 
Tanpa kutahu arah
 Lepaskan aku dari 
Derita tak bertepi 
Saat kau tak disini 

Seperti dedaunan 
Berjatuhan di taman 
Bagaikan debur ombak 
Mampu pecahkan karang 
Lepaskan aku dari 
Derita tak berakhir 
Saat kau tak ada disini

Saat kau tak ada 
Atau kau tak disini 
Terpenjara sepi 
Kunikmati sendiri
 Tak terhitung waktu 
Tuk melupakanmu 
Aku tak pernah bisa 
Aku tak pernah bisa
 

Rabu, 26 November 2014


                          Berawal dari postingan teman yang sempat jalan-jalan ke Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat.... pengen banget rasanya ke sana... tapi sampai sekarang belum kesampaian...

                          Saking hebohnya teman bercerita, aku jadi makin penasaran. Sampai-sampai terbawa mimpi segala (hadeuuh). Menurut cerita teman ku, Kawah Putih salah satu tempat wisata menarik di Jawa Barat yang terletak dikawasan Ciwidey. Tanahnya yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, dan uniknya lagi dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna.

                  Tambah semangat aja dengarnya, apalagi sewaktu dia menunjukkan foto-foto yang menggambarkan keindahan Kawah Putih.. so excited...

                          Jikalau suatu saat nanti aku kesana, aku pengen ngajak sahabat aku, Upi. Supaya bisa Travelling bareng ke sana... Karena udah lama juga nggak jalan-jalan... trakhir backpakerannya di Bali, Agustus tahun lalu.
                 
                         For first step, harus berburu tiket promo Manado-Bandung dulu nih di Traveloka, situs Online Travel paling populer, murmer dan terpercaya. Hopely tahun ini impian aku bisa kesampain.. Amin. Sekalian pengen borong bollen, brownies dan peuyeum, kuliner khas Bandung yang terkenal itu, :). 

Senin, 12 November 2012

Kota-Kota Besar Asia Harus Waspadai Serangan Badai Besar

Serangan Badai Sandy ke New York harus harus meningkatkan kewaspadaan kota-kota besar Asia yang terletak di wilayah pesisir, yang lebih terbuka tapi kurang siap untuk menghadapi ancaman tersebut.

New York memiliki tata kota, tata pemerintahan yang baik dan  perekonomian terkaya di dunia saat diterpa badai yang terjadi sekali dalam seabad itu. Namun, hal itu tidak dimiliki banyak kota yang berkembang di pesisir pantai mulai dari Cina hingga Laut Arab, yang menjadi tempat jutaan orang mengadu nasib yang lebih baik.

"Kota-kota ini mengalami perkembangan yang sangat cepat dan mereka tidak hanya terancam kenaikan permukaan laut, tapi juga dengan adanya badai tropis," kata Bob Ward, direktur kebijakan di Grantham Research Institute on Climate Change and the Environment di London.

"Jelas tidak ada perencanaan tata kota, dan kota-kota itu dihuni banyak warga miskin yang tinggal di perumahan dengan kualitas yang sangat buruk dan akan menjadi sangat rentan dan terancam."

Sebuah penelitian OECD yang dilakukan pada 2007 mendaftar 20 kota pelabuhan, yang dari segi populasi akan paling terkena dampak banjir di pesisir pada 2070.

Lima belas kota terdapat di Asia, dengan delapan tempat pertama dipimpin oleh Kolkata diikuti oleh Mumbai, Dhaka, Guangzhou, Ho Chi Minh City, Shanghai, Bangkok dan Yangon.

Kota-kota Asia lainnya adalah Haiphong (ke-10), Tianjin (ke-12), Khulna di Banglades (ke-13), Ningbo di China (ke-14), Chittagong (ke-18), Tokyo (ke-19) dan Jakarta (ke-20). Lima sisanya Miami (ke-9), Alexandria di Mesir (ke-11), Lagos (ke-15), Abidjan di Pantai Gading (ke-16) dan New York, yang berada di urutan ke-17.

"Kota-kota yang memiliki  perlindungan tertinggi adalah negara-negara Eropa. Tempat-tempat seperti Belanda sudah benar-benar memiliki standar pertahanan (banjir) yang tinggi, sedangkan beberapa kota di Amerika, pertahanan mereka tidak begitu tinggi," kata Susan Hanson, ahli rekayasa pesisir di Tyndall Centre for Climate Change Research yang ikut menulis laporan tersebut.

Gabungan beberapa faktor membuat kota-kota besar itu sangat rentan, katanya.

Salah satunya adalah kenaikan rata-rata permukaan air laut, yang menurut model penelitian akan menjadi sekitar 50 cm (20 inci) pada 2070, saat suhu yang menghangat menyebabkan lautan semakin luas.

Lalu ada juga gelombang badai dari siklon, yang juga membawa hujan lebat.

Beberapa ilmuwan mengatakan badai ini bisa menjadi lebih ganas sering waktu, tetapi ilmuwan lainnya tidak sependapat.

Tom Mitchell, kepala perubahan iklim di Overseas Development Institute di Inggris, mengatakan: "Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa dengan perubahan iklim kita mungkin merasakan kecepatan angin yang lebih kuat tetapi jumlah siklon tropis secara keseluruhan tidak akan mengalami perubahan atau bahkan mungkin sedikit menurun. "

Dampak badai besar akan sangat terasa ketika kota mengikis pertahanan alami mereka dan warga diizinkan tinggal di tempat yang memiliki risiko tinggi.

Dalam sebuah laporan tentang cuaca ekstrem pada Maret lalu, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) milik PBB mencatat bahwa kenaikan 50 cm di permukaan laut akan membuat Mumbai tidak dapat dihuni lagi.

Menurut laporan OECD, 1,9 juta orang di Mumbai terkena banjir pesisir pada 2005, angkanya mungkin akan meningkat menjadi 14 juta orang pada 2070.

Kesadaran akan risiko itu dan tata pemerintahan yang baik merupakan kunci untuk mengurangi ancaman, kata Ashvin Dayal, kepala Rockefeller Foundation di Asia, yang mendukung proyek untuk memperkuat pertahanan iklim wilayah tersebut.

Kota-kota dapat menjaga dataran banjir dan membangun kembali hutan bakau yang merupakan perisai alami gelombang badai. Kota-kota dapat memperbaiki perencanaan untuk mencegah badai berbahaya dan menggunakan model yang lebih baik untuk mengetahui cara menggunakan lahan.

Dan mereka dapat mempromosikan teknik sederhana tapi efektif seperti penyemenan lantai rumah, yang berarti air dapat mengalir keluar setelah banjir tanpa kerusakan pada struktur bangunan.

"Kita harus bergerak dari situasi solusi yang mungkin gagal dan tidak aman ke situasi yang mungkin mengalami kegagalan tapi tetap aman," kata Dayal.

"Hal-hal seperti ini [Badai Sandy] membuat orang terkejut dan benar-benar membuat mereka waspada. Kami hanya harus memastikan bahwa mereka tidak akan melupakan kejadian ini."

sumber : 

Minggu, 11 November 2012

Ratusan Narablog Nusantara Berkumpul di Makassar

TEMPO.CO, Makassar - Sebanyak 600 orang narablog Nusantara berkumpul di Makassar dalam acara Kopdar Blogger Nusantara 2012, Ahad, 11 November 2012. Mereka mengikuti pelatihan dan workshop blogging serta penulisan kreatif.

Acara ini juga dihadiri narablog pemula yang ingin serius menekuni narablog sebagai profesi. Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua Komunitas Blogger Anging Mammiri, Syarifullah Daeng Gassing, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan ajang keakraban para penggiat dunia maya. »Mereka bertemu langsung sebagai bukti nyata persahabatan,” ujar Syariful.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Kopdar Blogger Nusantara 2011 yang diadakan di Sidoarjo tahun lalu. Peserta berasal dari beberapa daerah di Nusantara. Meskipun ditujukan bagi para narablog, acara ini juga terbuka untuk umum, terutama bagi mereka yang tertarik dengan kegiatan blogging dan gemar menggunakan Internet. Peserta dari kota-kota di luar Makassar, menurut Syarifullah, datang dengan biaya sendiri.

Pelatihan yang diberikan berlangsung selama tiga hari sejak 9-11 November. Hari pertama digunakan sebagai kegiatan pre-event; hari kedua penyambutan peserta dari luar Makassar; dan hari ketiga digunakan untuk melakukan kegiatan jalan-jalan serta mengunjungi beberapa lokasi wisata di Makassar.

Menurut Syariful, selain menjalin keakraban, kegiatan Kopdar Blogger Nusantara ini juga bertujuan memberikan keterampilan narablog bagi peserta. Baik yang masih pemula maupun yang sudah profesional. Topik pembicaraan yang paling hangat adalah Enterpreneur Blogging. Para narablog bisa belajar menghasilkan uang dari kegiatan blogging.

Seorang tokoh blogger Makassar, Asri Tadda, menjelaskan, menjadi narablog pada dasarnya tidak sekadar untuk hobi. »Jika mau jadi blogger professional, bisa dijadikan profesi untuk meraup keuntungan,” ujarnya. Bahkan, kata dia, seorang blogger professional, yang menjadi blogger untuk tujuan bisnis, bisa meraup keuntungan puluhan juta hingga ratusan juta dalam sebulan.

Asri yang saat ini mengelola ribuan blog pun mengatakan telah merasakan manfaat finansial dari kegiatan blogging. »Untuk beberapa blog yang saya kelola, penghasilan sebulan yang saya dapatkan bisa mencapai ratusan juta,” katanya.

Blog miliknya, ia jelaskan, tidak dikelolanya sendiri. Ia merekrut karyawan yang mengelola blognya dan aktif melakukan update di blog-blog tersebut.

Ada beberapa sumber yang bisa memberikan penghasilan dalam blogging. Namun yang paling besar, kata dia, adalah iklan. Hanya, iklan tidak bisa datang serta-merta. Kuncinya, ia memberikan tip, seorang narablog harus aktif menulis, dan menyajikan artikel-artikel yang paling banyak dicari pengunjung Internet. »Dengan begitu, pengiklan akan datang sendiri karena data kunjungan blog kita akan tercatat di mesin pencari,” ujarnya.

sumber : Tempo news